Kamis, 03 Juli 2014

Samsung Perlahan Gerus Pasar Apple di Eropa

Apple memang masih mendominasi pasar smartphone di Eropa. Namun siapa sangka jika beberapa persen penggemar setianya mulai tertarik menggunakan Samsung.

Data terbaru dari Kantar Worldpanel ComTech menyebutkan jika Samsung galaxy S5 merupakan smartphone dengan penjualan terbesar ketiga di Eropa pada Mei ini. Pamornya masih di bawah pesaing, yaitu iPhone 5S dan 5C.

Setelah dirilis sebulan lalu di Eropa, angka penjualan Samsung Galaxy S5 mulai terlihat. Meski berada di posisi ke-3 untuk urusan jumlah unit penjualan, namun yang menarik adalah para pembelinya. Menurut data dari Kantar, sebanyak 17 persen pengguna Apple iPhone di Eropa tertarik berpindah ke Samsung.

Data ini didapat Kantar Worldpane setelah melakukan tinjauan di 5 titik pasar di Eropa. Jika sebanyak 17 persen pengguna Galaxy S5 dikontribusi dari pengguna iPhone yang 'kapok', sebanyak 58 persen pembeli Galaxy S5 di Eropa merupakan pengguna setia Samsung. Pengguna Samsung lama masih kepincut teknologi dan desain yang ditawarkan Galaxy S5.

"Samsung Galaxy S5 memang telah sukses menarik perhatian para smartphone mania, bahkan para pengguna iPhone di sepanjang Eropa. Secara umum, para pengguna iPhone yang membeli Galaxy S5 dikarenakan mereka merasa tertarik dengan ukuran layar Galaxy S5 yang tergolong lebih besar dibanding iPhone," ujar Dominic Sunnebo, Direktur Strategi Kantar Worldpanel ComTech, seperti dikutip dari Cellular News, Rabu, 2 Juli 2014.

Hal inilah, lanjut Sunnebo, yang menyebabkan tersiar kabar jika Apple akan meluncurkan iPhone 6 dengan layar yang lebih besar dari biasanya. Peluncuran iPhone 6 dikabarkan akan berlangsung pada September ini.

Di Eropa, untuk urusan sistem operasi, Android masih mendominasi dengan pangsa pasar 73,3 persen. Sedangkan Apple berada di posisi kedua dengan marketshare 16,6 persen. Windows berada di belakang iOS dengan 8,1 persen.

"Di Amerika, penjualan Samsung Galaxy S5 mendududki posisi kedua penjualan smartphone terbanyak bulan Mei lalu. Angka ini berada di bawah iPhone 5S. Amerika merupakan basis Apple fan boy," ujar Sunnebo.

Meski Galaxy S5 masih kalah dibanding iPhone 5S namun dari sisi total penjualan semua tipe smartphone, Samsung diklaim yang tertinggi. Penjualan smartphone Samsung secara keseluruhan mencapai 36,8 persen di Amerika. Terpaut hanya sedikit dibanding Apple yang penjualannya mencapai 32,5 persen sepanjang 3 bulan lalu.

"Yang harus diperhatikan adalah, data kami menunjukkan jika sebanyak 8 persen pengguna iPhone memberikan kontribusi kenaikan penjualan Galaxy S5 di Amerika. Kebanyakan pengguna baru Samsung adalah mantan pengguna LG dan HTC," ujar Sunnebo.

Senin, 30 Juni 2014

Gelandang Serang Chelsea Ini Akan Menjadi Jenderal Belgia.

Belgia akan mengandalkan Eden Hazard untuk memastikan satu tiket 8 besar di Piala Dunia 2014 saat melawan Amerika Serikat (AS), Rabu dini hari WIB, 2 Juli 2014. Gelandang serang Chelsea ini akan menjadi jenderal Belgia di laga hidup dan mati tersebut.

Peran penting Hazard ini juga dibenarkan sang pelatih, Marc Wilmots. Hazard akan menjadi kreator dari serangan Belgia saat menggempur pertahanan Amerika Serikat. Ironisnya, hingga saat ini penampilan Hazard dianggap banyak kalangan masih jauh dari harapan.

"Eden Hazard ingin melakukan hal lebih, dia dapat memberikan sesuatu yang lebih kepada kami," kata Wilmots dilansir Soccerway. "Semua orang tahu itu. Jadi sekarang saya hanya menunggu itu, dan saya tidak akan memberikan tekanan kepada dia."

"Saya akan senang jika dia mampu menjadi pemimpin di lapangan meski usianya baru 23 tahun. Dia dapat mendikte pertandingan, melakukan overlaps dan mencetak gol. Itu yang ia katakan ketika kami berbicara berdua," lanjut sang pelatih. 

Duel Belgia kontra AS akan digelar di Arena Fonte Nova, Salvador. Belgia berstatus sebagai jawara Grup H sedangkan AS menjadi runner up di Grup G. Belgia kontra AS telah bertemu lima kali dengan catatan Belgia telah memenangkan 4 laga dan sekali kalah.

Sabtu, 28 Juni 2014

Pemerintah Menetapkan Ahad, Muhammadiyah Mulai Sabtu.

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1435 hijriah pada Ahad 29 Juni 2014. Keputusan ini diambil setelah digelarnya sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Jumat malam, 27 Juni 2014.

"Diputuskan bahwa 1 Ramadan jatuh bertepatan dengan hari Ahad 29 Juni 2014," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dalam konferensi pers.

Penetapan awal Ramadan diambil berdasarkan laporan 63 titik lokasi hilal dari Sabang sampai Merauke yang telah ditetapkan Pemerintah RI. Dalam pelaksanaannya, tidak satupun para saksi yang ditunjuk melakukan rukhiat berhasil melihat hilal. Dalam pelaksanaan sidang isbat telah disepakati  melakukan ijtimak atau penggenapan bulan Syakban menjadi 30 hari. Berdasarkan perhitungan tersebut, Pemerintah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Minggu besok.

Sidang isbat dihadiri perwakilan dari tokoh dan pengurus organisasi Islam, pakar astronomi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Planetarium, serta perwakilan duta besar dari negara sahabat. Sidang isbat kali ini juga dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebelum sidang isbat digelar, Kementeria Agama juga telah menggelar sarasehan organisasi Islam dan para ahli astronomi untuk mencari titik temu awal Ramadan.

Meski tidak serentak, karena Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat penetapan 1 Ramadan 1435 Hijriah jatuh pada Sabtu, 28 Juni 2014, tapi pemerintah memberikan keleluasaan kepada masyarakat muslim Indonesia yang mengawali Ramadan tidak sama dengan yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Lukman, pemerintah memberikan kebebasan karena masalah peribadatan tidak harus dipaksakan oleh pemerintah. Pemerintah katanya, bertanggung jawab untuk memberikan arahan dan pedoman. Ditambahkan Lukman, adanya perbedaan metedologi harus membuat pemerintah berjiwa besar dan memberi toleransi kepada umat Islam yang lain.

Dalam kesempatan yang sama, Din Syamsuddin mengatakan bahwa dia menghargai kebijakan pemerintah yang tidak memaksa umat Islam mematuhi keputusan awal puasa.

Din memberikan penghargaan kepada Menag yang mengedepankan pendekatan ukuwah Islamiah dalam membahas perbedaan. Menurutnya, pemerintah berkewajiban menetapkan 1 Ramadan. Namun, mereka juga wajib menghargai kalangan umat Islam yang mempunyai pandangan berbeda.

"Itu juga amanat konstitusi yang memberikan kemerdekaan kepada warganya untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing," ujar Din.

Din menilai, 1 Ramadan adalah persoalan keyakinan beribadah. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk menghormati perbedaan. Kata dia, perbedaan ini nantinya akan dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih dalam lagi sehingga kriteria hilal ini akan bisa selesaikan.

Muhammadiyah memang berbeda pandangan dengan pemerintah dalam menetapkan awal Ramadan. Untuk tahun ini, mereka mengawali ibadah puasa satu hari lebih dulu daripada ketetapan pemerintah yakni Sabtu 28 Juni 2014. Ketetapan awal Ramadan itu telah disampaikan PP Muhammadiyah sesuai dengan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majlis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Ketua Bidang Tarjih, Tajdid, dan Pemikiran Islam PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas mengatakan, berdasarkan metode perhitungan Muhammadiyah, bulan sudah tampak pada tanggal 27 Juni 2014, pada pukul 15.00 WIB, menit ke-10, detik ke-21.

Menurutnya, dengan kondisi yang terjadi pada 27 Juni 2014, telah memenuhi tiga kriteria utama untuk menentukan hari berikutnya sudah masuk ke bulan baru dalam kalender Hijriah. Tiga kriteria utama yang telah terpenuhi untuk menetapkan awal sebuah bulan adalah telah terjadi ijtimak atau konjungsi antara bulan dan matahari pada tanggal 27 Juni, konjungsi itu terjadi sebelum terbenamnya matahari, serta saat matahari terbenam pada tanggal 27 itu, bulan masih berada di atas ufuk.

Ilyas tak menampik keputusan Muhammadiyah ini akan berpotensi terjadi perbedaan dengan pemerintah dalam menetapkan awal Ramadan. Karena menurut dia, pemerintah menggunakan metode yang berbeda dalam menetapkan awal dari sebuah bulan Hijriah.

Katanya lagi, dalam sidang Isbat, pemerintah mematok bulan harus berada 2 derajat di atas ufuk. Bila mayoritas laporan menunjukkan 2 derajat, baru laporan ruqyah bisa diterima. Sehingga dengan demikian, ada kemungkinan penetapan tanggal 1 Ramadan yang dilakukan pemerintah akan berbeda.

Meski demikian, dia tetap menyerukan agar seluruh umat Islam menjaga toleransi. Dia berharap antar sesama umat Islam dapat saling menghormati walau terjadi perbedaan penetapan tanggal 1 Ramadan.

Hilal Tak Terlihat
Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan melakukan rukhiat pengamatan hilal untuk menentukan masuknya 1 Ramadan 1435 Hijriah di wilayan Sumatera Selatan. Hasil pengamatan yang dilakukan untuk wilayah Sumatera Selatan, hilal tak terlihat karena tertutup awan.

Pihak Kanwil Kemenag Sumsel melakukan pengamatan hilal dari atas gedung tertinggi di Palembang dengan menggunakan teropong khusus pada Jumat petang, 27 Juni 2014. Pengamatan dilakukan pada saat matahari tenggelam pada pukul 18.03 WIB.

Menurut hasil perhitungan hilal sudah di atas ufuk pada saat matahari terbenam dengan ketinggian nol derajat 23 menit pada azimut 23 derajat 17 menit dari arah barat ke utara. Sedangkan hilal terbenam di arah azimut 18 derajat 27 menit, dari barat ke utara. Karena di wilayah Palembang tertutup awan, menyebabkan hilal tak terlihat.

Kementerian Agama Provinsi Jambi bahkan lebih dulu menetapkan 1 Ramadan 1435 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 29 Juni 2014. Keputusan ini diambil setelah berdasarkan rukyatul hilal yang dilakukan Kemenag Provinsi Jambi, Jumat sore 27 Juni, hilal belum terlihat. Dengan demikian Kemenag Provinsi Jambi menyatakan bulan Sya'ban 1435 H digenapkan 30 hari dan puasa hari pertama baru dilaksanakan hari Minggu.

Tim Hisab Rukyah Kemenag Jambi, Rahmadi mengatakan, meski langit Jambi pada sore hari berawan, dipastikan hilal tidak tampak. Hilal mar'i kurang dari minimal 2 derajat yang disyaratkan. Lama hilal 1 menit. Posisi hilal terhadap matahari saat magrib berada di sebelah utara matahari.

Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur juga mengerahkan tim ahli falakiyah untuk memantau penampakan bulan atau ru'yatul hilal untuk menentukan awal Bulan Suci Ramadan 1435 Hijriah. Berdasarkan pemantauan, hilal berada di bawah dua derajat. Dengan posisi hilal seperti itu, maka bulan belum terlihat sempurna.

Metode ru'yatul hilal yang digunakan untuk menentukan awal Ramadan haruslah bulan terlihat jelas. Sementara dalam ilmu astronomi atau ilmu Falak, hilal bisa terlihat jelas jika posisi hilal setidaknya berada di posisi 2 derajat.

Jangan Dicemari
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan kekerasan menjelang atau selama bulan Ramadan. Dia juga melarang adanya aksi sweeping atas nama agama.

"Ramadan jangan sampai dicemari kesuciannya, tindakan atas nama apapun," katanya.

Lukman mengatakan, aksi sepihak sebaiknya dihindari. Hal itu agar bulan Ramadan ini tetap terjaga kesuciannya. Masing-masing pihak diharapkan pro aktif memahami dan mengerti yang lain bukan menuntut dipahami atau dimengerti.

Katanya, umat muslim harus memahami bahwa tidak semua orang beragama Islam bisa menjalankan kewajiban berpuasa. Sehingga, tidak benar apabila ada pemaksaan kepada orang lain untuk melaksanakannya. Bila kedua belah pihak pro aktif saling mengerti dan memahami, maka tindakan memaksakan kehendak dan cara-cara kekerasan bisa dihindari

"Misalnya ada seorang muslim dia tidak berpuasa, tapi karena sedang berhalang, seperti sakit. Hak mereka harus dilindungi," jelasnya.

Kepolisian Daerah Metro Jaya juga sudah mengimbau kepada masyarakat untuk menciptakan suasana kondusif dan saling menghormati dalam menjalani ibadah puasa Ramadan. Setiap aksi sweeping akan ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Pol) Dwi Priyatno mengatakan, polisi akan menindak tegas organisasi masyarakat (ormas) yang masih berani melakukan sweeping atau razia. Guna menyosialisasikan larangan sweeping ini kepada ormas dan tokoh masyarakat.

"Sosialisasi untuk pendekatan. Karena dalam UUD yang berhak melakukan tindakan hukum, terutama sweeping, adalah polisi dan Satpol PP," kata Dwi di Mapolda Metro Jaya, Jumat 27 Juni 2014.

Jika nanti ada ormas atau kelompok yang masih saja melanggar dengan melancarkan sweeping ilegal, polisi tak segan-segan mempidanakan mereka. Berkaca dari Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, sejumlah ormas kerap melancarkan razia ke tempat-tempat hiburan malam. Untuk itu, Dwi menjamin, sweeping ilegal tidak akan terulang di Ramadan tahun ini.

Selain itu, bulan puasa yang bersamaan dengan kegiatan pilpres membuat polisi harus ekstra memberikan pengamanan kepada masyarakat. Dari segi pengamanan, Polda Metro akan menurunkan 7200 personel yang sudah siap siaga di beberapa titik penjagaan. Mengingat, dalam waktu dekat polisi juga akan menggelar operasi ketupat.
Saat ini polisi telah melakukan Operasi Cipta Kondisi untuk menekan tingkat kriminalitas yang meningkat saat Ramadan sampai Lebaran. Sejumlah penertiban yang dilakukan polisi, antara lain operasi petasan, kembang api, senjata tajam dan minuman keras. "Semuanya untuk menciptakan keamanan bagi masyarakat," katanya.

Kamis, 15 Mei 2014

Keajaiban Alam, Gurun Pasir Dengan Air Terjernih

Gurun pasir identik dengan hamparan pasir luas dengan kondisi yang kering, panas, gersang. Di gurung pasir sangat jarang ditemukan air, seringkali hanya fatamorgana yang terlihat.
foto : amusingplanet
Namun sebuah keajaiban alam terjadi di gurun pasir Lencois Maranhenses di Brasil, di gurun ini terdapat ratusan laguna yang airnya sangat jernih, setiap orang yang berkunjung kesana bebas untuk berenang menikmati jernih dan segarnya air di laguna yang ada.

Gurun pasir Lencois Maranhenses sendiri merupakan taman nasional yang dilindungi, terbentang di empat kota yaitu Humberto de Campos, Primeira Cruz, Santo Amaro dan Barreirinhas dengan luas taman 1.000 km persegi.
Gurun pasir ini terbentuk secara alami karena pasir putih yang tersimpan pada aliran sungai, lalu hembusan angin dan arus laut membawa kembali ke daratan dan membentuk gurun. Ketika datang musim penghujan di awal tahun, gurun ini mampu menampun air hujan sehingga terbentuklah laguna ditengah gurun. Air hujan yang tertampung membentuk laguna berwarna toska, dan yang lebih menakjubkan laguna di gurun ini dihuni oleh ribuan jenis ikan berwarna-warni yang hidup dengan bebas.

Laguna ini akan menghilang pada saat musim kemarau tiba, saat kemarau laguna yang ada digurun ini perlahan-lahan menghilang dan hanya akan terlihat seperti gurun pasir biasa dan harus menunggu musim hujan datang kembali untuk menikmati keajaiban alam laguna ditengah gurun pasir ini.