Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2018

Yamaha Luncurkan FreeGo, Motor Matic Penuh Gaya

PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) secara resmi meluncurkan motor terbaru Yamaha FreeGo. Peluncuran ini dilangsungkan pada gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan.
“Yamaha selalu menciptakan kategori baru dengan mendengarkan masukan dari konsumen. Konsumen saat ini menginginkan sepeda motor yang irit dan keren tetapi tetap nyaman. Untuk itu dengan bangga kami memperkenalkan FreeGo, The Amazing Matic,” jelas Minoru Morimoto, President Director & CEO YIMM menjelaskan.

Seperti dijelaskan dalam releasenya, FreeGo juga didesain untuk memiliki Amazing Function seperti;
Bagasi Besar
Setiap orang yang berkendara dengan FreeGo akan merasakan fungsi fitur-fitur yang luar biasa. Seperti ukuran bagasi 25 liter, bahkan lebih besar dari NMAX, membuat berkendara lebih praktis karena barang bawaan dapat disimpan ke dalam bagasi. Para pengendara dapat menyimpan barang-barang bawaan seperti helm full face, tas, jaket, sepatu hingga bola basket ke dalam bagasi FreeGo yang luas ini.
Smart Front Refuel
Pengisian bahan bakar di FreeGo sangat praktis karena lubang tangki pengisian yang berada di posisi depan sehingga pengendara tidak perlu membuka jok. Tangki bensinnya berkapasitas 4.2 liter dengan posisi ada di dek kaki. Tangki dilindungi plat baja dan memiliki jarak terendah ke tanah 135 mm sama seperti NMAX.
12 inch Wheel Wide Tubeless Tire
FreeGo menggunakan velg 12 inch dan ban tubeless tapak lebar sehingga membuat motor lebih stabil saat bermanuver.
Long Seat & Spacious Flat Footboard
Berkendara sendiri atau bersama pasangan tetap nyaman karena long seat dengan ukuran 895 mm. Ruang kaki yang lega pada FreeGo juga semakin menambah kenyamanan saat berkendara.
LED Headlight & Hazard Lamp
Berkendara pada malam hari tidak perlu ragu karena FreeGo menggunakan LED Headlight yang lebih terang untuk berkendara. Pada kondisi darurat pengendara dapat memberikan tanda dengan menyalakan lampu hazard yang ada pada FreeGo.
Electric Power Socket
Pengendara juga tidak perlu khawatir kehilangan koneksi saat perjalanan jauh karena bisa mengisi daya smartphone melalui electric power socket.
Selain Amazing Function, FreeGo juga memiliki Amazing Sensation yang tidak kalah keren dan membuat Anda nyaman saat menggunakannya, yaitu;
Smart Key System (SKS)
Beragam fitur berkelas disematkan pada FreeGo. Seperti salah satunya Smart Key System (SKS) yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci (Keyless). Fitur ini menjadikan berkendara semakin praktis dan aman karena Immobilizer dan Answer Back System.
Full Digital Speedometer
Tampilan speedometer FreeGo semakin keren dan modern dengan Full Digital Speedometer yang lebih stylish, modern, dan informatif. Sepeedometer ini dilengkapi dengan ‘Multi Information Display’ (MID) yang berisi informasi seputar sepeda motor.
Antilock Brake System (ABS)
Selain itu, FreeGo juga dilengkapi sistem pengereman canggih Antilock Brake System (ABS). ABS membuat daya pengereman FreeGo menjadi maksimal sehingga mengurangi risiko ban slip saat pengereman.
Amazing Blue Core Engine
  • Smart Motor Generator (SMG)
Urusan kehandalan dan keiritan mesin jangan ragu. FreeGo menggunakan mesin 125cc Blue Core konsep baru dengan sistem intake baru dan Smart Motor Generator (SMG) sehingga akselerasi dan starter menjadi halus.
  • Forged Piston & DiASil Cylinder
FreeGo juga menggunakan teknologi Forged Piston & DiASil Cylinder yang telah lama teruji 3x lebih awet, 3x lebih kuat, 3x lebih ringan yang dengan garansi 5 tahun.
  • Stop & Start System (SSS)
Dilengkapi Stop & Start System (SSS), FreeGo semakin irit karena mesin akan otomatis mati saat berhenti lebih dari 5 detik sehingga menghemat konsumsi bahan bakar yang tidak perlu dan akan otomatis hidup saat tuas gas diputar. Jadi pengendara bisa menyimpan uang biaya mengisi bahan bakar untuk kebutuhan lainnya.
Harga dan Warna
FreeGo hadir dengan tiga tipe pilihan dan dijual dengan harga Rp. 18.500.000,- OTR Jakarta untuk FreeGo standard, Rp.19.700.000,- OTR Jakarta untuk FreeGo S, dan Rp.22.500.000,- OTR Jakarta untuk FreeGo S ABS.
FreeGo punya beragam pilihan warna yang menarik. Matte Black, Metallic Red, Metallic Blue dan Metallic White untuk FreeGo standar. Untuk FreeGo S dan S-ABS tersedia dalam dua warna pilihan Matte Red dan Matte Grey. 
Semuanya ada dalam satu motor FreeGo, pilihan tepat untuk seluruh keluarga di Indonesia. Tunggu apalagi, jadikan FreeGo sebagai pilihan utama berkendara dan bagian dari keluarga Anda.

Selasa, 11 September 2018

AC Mobil Jangan Dimatikan saat Hujan, Ini Alasannya

Pendingin udara atau air conditioner (AC) menjadi salah satu komponen yang menambah kenyamanan ketika berada di dalam kabin. Tak hanya saat cuaca panas, AC juga diperlukan saat hujan.

Hal yang kerap keliru dilakukan adalah pengguna mobil yakni mengecilkan suhu AC, padahal hal itu bisa menyebabkan kaca depan belang atau berembun. Yang bisa menghalangi penglihatan pengemudi.

Hal itu diungkapkan Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi. Menurutnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan pengemudi untuk mengatur suhu dalam kabin saat hujan.
“Menurut saya setelan kipasnya paling kecil, dan suhunya sekitar 22-24 derajat agar tidak terlalu dingin, kaca depan mobil tidak berembun.  Tapi kembali lagi ke selera,” ujarnya kepada VIVA di Jakarta, Senin 19 November 2018.
Terpisah, Product Improvement Department Head Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi mengatakan, volume AC disesuaikan dengan kebutuhan baik dari sisi pengendara atau kendaraan. Karena saat kondisi hujan deras, visibilitas jadi prioritas utama.
“Triknya agar pengemudi maksimal dalam kedua kondisi tersebut, pakai jaket supaya tidak kedinginan atau membuka kaca sedikit. (kalau AC tidak terlalu dingin kaca pasti berembun),” tuturnya.
Ia melanjutkan, langkah yang ampu dilakukan adalah membuka sedikit kaca mobil agar udara dapat tersirkulasi dengan baik. Tak disarankan air conditioner itu diarahkan ke kaca pintu lantaran bisa berembun.
"Karena bisa berembun otomatis melihat spion jadi terganggu," ungkap dia.

Kamis, 02 Agustus 2018

Suzuki Bandit, Calon 'Pembunuh' V-ixion yang Harganya Kompetitif

PT Suzuki Indomobil Sales divisi roda dua turut memeriahkan gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Kali ini, mereka memperkenalkan 'senjata' terbarunya, GSX-150 Bandit.

Kehadiran produk terbaru ini semakin menggairahkan pasar sepeda motor sport nakedbermesin 150 cc. Yang sudah diisi sebelumnya oleh Honda CB150 dan Yamaha V-Ixion di dalam negeri.

"Kami memperkenalkan Suzuki GSX-150 Bandit untuk pertama kali di hadapan publik, sebagai pengisi celah di kategori street naked bike 150 cc," kata Sales and Marketing 2 Wheel Department Head SIS, Yohan Yahya, di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Kamis 2 Augustus 2018.

Ia mengklaim, kenyamanan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan motor ini. Oleh karena itu, pabrikannya mendesain bentuk jok menjadi lebar dan panjang.

"GSX-150 Bandit disematkan dengan fitur Shuttered Key System," tuturnya.

Motor ini dipersenjatai mesin 150 cc Double Over Head Camshaft atau DOHC, dengan teknologi injeksi dan berpendingin cairan. Sayangnya, SIS belum menentukan harga resmi motor yang diperkenalkan itu. 
"Harga belum, nanti. Yang pasti harga kompetitif," kata dia.

Senin, 18 Juni 2018

Pesan Marquez untuk Pedrosa Setelah Tinggalkan Honda

Kabar kepindahan Dani Pedrosa dari Honda mendapat respon dari para pembalap MotoGP. Salah satunya Marc Marquez. Ada secerca harapan dari rekan setim Pedrosa itu untuk musim depan.

Meski usia Pedrosa sudah 32 tahun, namun Marquez berharap rekan senegaranya tersebut terus balapan. Pedrosa diharapkan tak berhenti menjalani profesinya.

"Saya rasa dia tidak akan pensiun. Dia akan terus balapan dan melanjutkan kariernya," ujar Marquez dilansir dari autosport.com.

Pembalap berjuluk Baby Alien itu menambahkan, untuk melanjutkan kariernya di MotoGP, Pedrosa dinilai perlu pindah tim.

"Untuk melanjutkan karier di MotoGP, Pedrosa hanya memiliki satu opsi dan semua orang tahu opsi ini," ungkapnya.


Sementara itu, Pedrosa mengungkapkan alasan kepindahannya musim depan. Dia perlu mencari pengalaman baru. 
"Saya perlu mencari hal-hal baru. Ini adalah saat yang tepat untuk mulai melihat apa yang dapat saya lakukan selanjutnya," kata Pedrosa.

Selasa, 29 Mei 2018

Avanza Terbaru Tetap Pakai Penggerak Roda Belakang

Toyota tak tinggal diam melihat pasar Avanza digerus beberapa pesaingnya. Hingga kini PT Toyota Astra Motor terus mempersiapkan kelahiran Toyota Avanza dengan banyak pembaharuan.

Menariknya, Toyota menyatakan Avanza terbaru akan tetap mempertahankan roda penggerak belakang. Demikian seperti yang disampaikan Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

Menurut dia, banyak konsumen loyal Avanza di Indonesia yang tak setuju jika roda penggerak Avanza diubah ke depan seperti low MPV lainnya yang ada saat ini.

“Kalau kita ikut berubah dari penggerak roda belakang ke roda penggerak depan, sekarang ini masih ada loyalis (konsumen) kita itu yang sangat mengapresiasi penggerak belakang. Sudah dengar sendiri dari komunitas (tidak setuju Avanza baru penggerak depan),” ujarnya di Jakarta.

Pria yang akrab disapa Soerjo itu mengaku, sampai sekarang belum ada keputusan yang solid dari principal soal spesifikasi Avanza terbaru. Ia menuturkan, sudah tiga kali dirinya ke Jepang namun sampai sekarang belum ada putusan akhir seperti apa wujud dan spesifikasi Avanza baru.

“Dengan kata lain percaya bahwa penggerak roda belakang itu kuda beban artinya bisa angkut penumpang bisa juga angkut barang dengan beban yang lebih besar dibanding roda penggerak depan, itu keunggulannya.”

Minggu, 15 April 2018

Saatnya Berburu Kendaraan Baru

Sejumlah kendaraan baru dipastikan memulai debut di Jakarta, hari ini, Kamis 19 April 2018. Berbagai agen pemegang merek belakangan memang berencana untuk menghadirkan beberapa kendaraan anyar, memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, 19-29 April 2018.
Tak cuma roda empat, karena beberapa merek roda dua turut memastikan diri merilis gacoan-gacoan baru di hajatan otomotif tahunan itu.

Peluncuran tentu merupakan bagian dari strategi perusahaan otomotif, sebagai bentuk eksistensi, pamer teknologi, hingga jualan. Terlebih momentum Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata.
Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan, para peserta terdiri atas puluhan merek, baik mobil, motor, serta brand aftermarket. IIMS tahun ini juga akan lebih variatif dengan hadirnya tiga importir umum, yakni Glamour, Ivan's Motor, dan Prestige.
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016
Hendra menjelaskan, peserta kendaraan roda empat terdiri atas Audi, BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, Volkswagen, dan Wuling.
Sementara itu, peserta dari brand roda dua yakni Aprilia, Astra Honda Motor, BMW Motorrad, Benelli, Gas-Gas, Harley-Davidson, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Kymco, Motoguzzi, Piaggio, Royal Enfield, Suzuki, Triumph, dan Vespa.
"Akan ada juga mobil-mobil mewah yang dibawa importir umum. Mereka akan hadirkan beragam mobil eksotis seperti Bugatti Veyron, Lamborghini 729 Desfort Roadster Anniversario, McLaren 570s Spider, Aston Martin DB11, Tesla S100, dan masih banyak yang lain," kata Hendra, di Jakarta.
Tak kalah menarik, IIMS tahun ini juga menghadirkan banyak kendaraan modifikasi roda dua dan empat. Termasuk di antaranya motor modifikasi milik Presiden Joko Widodo dan anaknya Gibran Rakabuming.
Deretan Produk Baru
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan panitia IIMS, ada sembilan merek mobil yang siap melakukan peluncuran saat pembukaan IIMS 2018. Bahkan, ada dua jenama yang bakal meluncurkan dua model sekaligus, seperti Mitsubishi dan Volkswagen.
Dari merek Jepang, ada Ertiga generasi kedua. Ajang IIMS 2018 bakal dimanfaatkan Suzuki untuk melakukan debut global mobil keluarga andalan mereka di Indonesia. Kabarnya, akan ada banyak perubahan yang terjejal pada Ertiga terbaru itu.
Rendering Suzuki Ertiga terbaru.
Honda tak mau kalah dengan coba menghadirkan HR-V edisi penyegaran. Selain itu, pabrikan asal Jepang ini berjanji turut menghadirkan kejutan. Mereka akan membawa mobil konsep terbaru.
"Iya nanti ditunggu, bisa dilihat nanti di IIMS," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.
Menurut dia, mobil konsep tersebut belum pernah diperkenalkan di sejumlah negara. Di mana Indonesia akan jadi negara pertama yang bakal menampilkan mobil konsep ini.
"Iya world premiere, belum pernah di mana-mana. Makanya nanti lihat saja di IIMS," ujarnya.
Raksasa otomotif lainnya, Toyota, dipastikan bakal memboyong produk barunya C-HR, serta Vios edisi terbaru. Tak ketinggalan, Mitsubishi akan turut memeriahkan acara dengan dua produk barunya, yakni Pajero Sport dan Triton edisi spesial.
Dari merek Eropa, akan ada mobil-mobil terbaru seperti Audi A4 facelift, BMW Seri 5 Touring, Mercedes-Benz E 350e, VW Polo, dan Scirocco. Selanjutnya, merek China dan Korea, akan ada pendatang baru DFSK Sokon Glory 580, dan Hyundai 130.
Royal Enfield Himalayan.
Untuk produk motor, akan ada sejumlah kuda besi terbaru yang memulai debutnya di IIMS 2018. Sebut saja seperti BMW Motorrad S1000R, BMW HP4 Race, Honda Gold Wing, Kawasaki Z900RS Cafe, Kymco Scooter AK550, Kymco Like 150i, Suzuki Nex terbaru, dan Royal Enfield Himalayan.
Banjir Promo
Selain melihat-lihat produk baru, sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat memanfaatkan pameran otomotif untuk berburu promo menarik. Sebab, banyak produsen mobil menawarkan diskon besar pada produk-produknya.
Selain diskon untuk mobil-motor, banyak juga pihak pendukung acara yang menggelar berbagai promo menarik mulai dari audio, ban, dan sebagainya.
Termasuk produk menarik dari lembaga pembiayaan Mandiri Tunas Finance (MTF). Deputy Director MTF, William Francis memaparkan, selama IIMS 2018 akan ada sejumlah produk yang ditawarkan ke calon pembeli mobil dan motor baru.

Rabu, 20 Desember 2017

Tahun Depan, Ada Motor Empat Silinder yang Meluncur

Tahun depan bakal ada pilihan motor empat silinder terbaru yang dirilis pabrikan otomotif asal Italia, MV Agusta. Sebab setelah menyelesaikan persoalan emisi Euro4 pada motor-motor tiga silindernya, kini MV Agusta dijadwalkan menyiapkan motor empat silinder. Motor itu juga disiapkan untuk lolos standar emisi Euro4.
Sejauh ini, mesin itu masih dalam tahap pengembangan untuk memenuhi aturan. Namun menariknya bukan mengubah mesin yang sudah ada, karena ini benar-benar dibuat baru.

Seperti dilansir Visordown, Rabu, 20 Desember 2017, motor empat silinder terbaru dari MV Agusta sepertinya akan bermodel seperti MV Agusta Dragster RR. Memungkinkan juga bagi MV Agusta membuat motor empat silindernya seperti model MV Agusta Veloce atau MV Agusta Rivale yang saat ini bermesin tiga silinder.
Tentu wujudnya bakal membuat penasaran banyak pihak. Karena selama ini MV Agusta memang terkenal acap menghadirkan motor-motor dengan desain menawan.
MV Agusta memang belum memberi penjelasan secara detail. Karena MV kini masih proses ‘perceraian’ dengan Mercedes AMG. Mercedes melepas semua saham di MV Agusta yang kini dialihkan ComSar Invest, bagian dari Black Ocean Group yang dimiliki keluarga tajir Rusia Sardarov.
Struktur pemilikan saham baru MV Agusta Holding kini bakal dikendalikan 100 persen oleh MV Agusta Motor SpA. Seperti diketahui, MV Agusta akhir-akhir ini mengalami masalah terkait tuntutan hukum dan produksi yang melambat tahun lalu. Namun, Presiden MV Agusta, Giovanni Castiglioni mengatakan, pihaknya telah mengalami perbaikan setelah melakukan restrukturisasi.

Selasa, 19 September 2017

Alasan di Balik Innova Nyangkut di Taman Bandung

Ada pemandangan yang menarik di Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, Bandung, Jawa Barat. Sebab ada ‘mobil Innova’ yang terlihat tersangkut di dinding dan tampak melayang. Karuan saja pemandangan ini langsung menjadi buruan pengunjung untuk berswafoto.

Ternyata Innova itu merupakan sumbangan PT Toyota Astra Motor (TAM). Taman seluas 3,5 hektare itu disuntik dana oleh Toyota sebesar Rp9,2 miliar untuk bersolek, hingga tampak seperti sekarang ini. Menurut Division Head of Corporate Planning and Legal Division PT TAM, Ronny Kusgianto, adanya Innova ini agar menjadi ikon di taman tersebut.


Kata dia, karena yang datang ke taman itu bukan hanya anak muda, namun juga ada keluarga besar. Maka itu, dipilihlah Innova untuk ditaruh di taman tersebut guna menunjukkan ada peran Toyota di sana.

"Kami melihat di satu taman rekreasi terdapat pendidikan dan juga konsep kekeluargaan. Kami lihat taman ini butuh satu ikon. Setelah berdiskusi dengan pihak desainer yang bisa ada impact-nya, akhirnya kami pilih satu mobil ikonik untuk keluarga," ujarnya di Bandung, Jawa Barat.
Innova diletakkan di dekat jalur kereta rekayasa. Selain Innova, di taman itu kini juga sudah dilengkapi dengan area bermain outbond. 

Sementara itu, menurut Kepala Yayasan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, Musmar Mu'in, pembaharuan taman diperlukan untuk mendidik masyarakat akan perlunya berdisiplin lalu lintas. Dengan begitu diharapkan dapat mengubah sikap dan kebiasaan berkendara yang tidak benar.
"Di Indonesia perkembangan kendaraan terus bertumbuh, namun tingkat kecelakaannya masih besar. Melihat demografis Indonesia, usia 0-9 tahun masih mendominasi, sehingga sasaran kami untuk memperbaharui guna mendidik masyarakat usia dini," ujarnya.

Kamis, 10 Agustus 2017

Dua Pekan, Mitsubishi Xpander Laku 11 Ribu Unit

Mitsubishi Xpander menjadi salah satu primadona baru di segmen mobil keluarga segmen bawah. Dalam waktu dua pekan, produk baru itu mencatat rekor penjualan hingga belasan ribu unit.
Data PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia, memperlihatkan Xpander laku 11.521 unit di seluruh Indonesia. Angka tersebut dicapai dalam kurun waktu 2 minggu, dari 10 hingga 24 Agustus 2017.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan konsumen Indonesia dan rekan media massa terhadap Mitsubishi Xpander, sehingga produk ini memperoleh capaian penjualan dan penerimaan yang sangat baik dari masyarakat Indonesia," kata President Director PT MMKSI, Kyoya Kondo dalam keterangannya, Jumat, 25 Agustus 2017.
Angka yang dicapai oleh Mitsubishi Xpander selama kurun waktu dua minggu tersebut, melebihi ekspektasi awal. Awalny, PT MMKSI hanya menargetkan penjualan di angka 3.000- 4.000 unit per bulan.
Menurut Kondo, PT MMKSI akan bertanggung jawab terkait pengiriman unit untuk pembelinya. Pengiriman unit akan diatur sehingga bisa diterima oleh pelanggan sesuai waktunya.
"Dengan hasil yang dicapai ini, kami akan mulai mengirimkan Xpander kepada konsumen kami mulai Oktober 2017. Kami berupaya untuk dapat melakukan pengiriman keseluruhan unit hingga akhir 2017," katanya.
Mitsubishi Xpander dijual kepada konsumen Indonesia dalam enam varian, yakni Ultimate AT, Sport AT, Exceed AT, Exceed MT, GLS MT, dan GLX MT. Mobil keluarga pesaing Toyota Avanza ini dibekali mesin bensin berkapasitas 1.499cc, dengan pilihan transmisi manual lima percepatan atau transmisi otomatis empat percepatan.

Kamis, 26 November 2015

Cuma Rp29 Juta, Konsumen Bisa Bawa Pulang Innova Terbaru

Cuma Rp29 Juta, Konsumen Bisa Bawa Pulang Innova Terbaru
Perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar dimanfaatkan Toyota untuk menjaring konsumen. Terlebih, penghujung tahun sudah dekat, di mana perusahaan otomotif tentu ingin mengejar target jualan mereka tahun ini.
Untuk menarik minat masyarakat, iming-iming diskon pun diberikan kepada calon konsumen. Cara ini memang dikenal ampuh dan kerap dilakukan para pabrikan otomotif lainnya.
"Kami memang kasih diskon untuk beberapa mobil. Untuk potongan harga beda-beda setiap mobil," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Kalla Toyota, Hariyadi Kaimuddin, di Makassar, Kamis 26 November 2015.
Khusus pameran GIIAS, Hariyadi mengatakan, diskon yang diberikan mulai dari Rp12 sampai Rp13 juta. Hanya dua model terlaris yang mendapatkan diskon, yakni Toyota Avanza dan Toyota Agya.
"Untuk Avanza potongan harganya itu Rp13 juta, sedangkan Agya Rp12 juta. Potongan harga tersebut nanti akan masuk dalam potongan DP," tambahnya.
Selain itu, Hariyadi juga mengatakan adanya DP murah untuk All new Kijang Innova selama pameran. Konsumen dikatakannya cukup menyiapkan down payment (DP) Rp29 juta.
"Dengan DP Rp29 juta sudah bisa bawa pulang mobil All New Kijang Innova. Kita mempelajari program di luar seperti apa, dan itu program DP rendah," katanya.

Selasa, 18 Juni 2013

Jika BBM Naik, Mobil Bekas Ini Diobral Besar-besaran

Mobil dengan mesin di atas 2.000cc menjadi "tumbal".

Bursa mobil bekasRancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 telah disetujui DPR RI, setelah melewati proses voting dalam Sidang Paripurna Senin malam 17 Juni 2013. Dan kini, rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tinggal menunggu pengumuman resmi pemerintah.

Isu kenaikan harga BBM yang berhembus sekitar dua bulan lalu, ternyata sudah berimbas pada penjualan mobil bekas.

"Efek dari isu kenaikan harga BBM pengaruhnya lebih ke mobil dengan mesin di atas 2.000cc. Konsumen jadi berpikir bahan bakarnya boros, dan kedua harganya masih tinggi," kata Herjanto, Senior Marketing Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua kepada VIVAnews, Selasa 18 Juni 2013.

Menurut dia, memang yang naik itu harga BBM jenis premium, dan mobil di atas 2.000 cc tidak minum premium. Tapi, tidak jarang konsumen yang mencampur bahan bakarnya, terkadang premium, pertamax atau pertamax plus.

Dia menambahkan, jika sudah dipastikan harga BBM bersubsidi naik, kemungkinan harga mobil bekas jenis itu bakal anjlok. "Biasanya kalau sudah seperti ini, kami kasih potongan harga atau diskon. Semacam cuci gudang untuk bisa menarik minat konsumen," tambahnya.

Adapun mobil bekas yang sepi peminat itu adalah BMW seri 5, seri 7, Mercedes-Benz E-class, S-class, M-class, dan beberapa mobil premium dengan kapasitas mesin besar.

Selasa, 28 Mei 2013

Pabrik Mobil Listrik di Sejumlah Negara Bangkrut, Apa Sebabnya?

Di tengah harapan yang membuncah, kabar ini cukup mengejutkan. Senin 27 Mei 2013, sejumlah media di Amerika Serikat ramai memberitakan tentang bangkrutnya sejumlah perusahaan otomotif yang memproduksi mobil listrik. Beberapa perusahaan memilih menutup pabrik. Beberapanya lagi melikuidasi unit mobil listrik dan mengabungkannya dengan unit lain. 
Padahal sebelumnya ramai dikabarkan --setelah jaya tahun 1920 dan nyaris mati selama 91 tahun -- mobil listrik bakal kembali berjaya di seantero dunia. Sebab lebih ramah lingkungan. Bersuara lembut alias tidak bising di jalanan. Dan banyak perusahaan otomotif dunia melirik dan memproduksi mobil jenis ini. Dan semula memang cukup laris. (Baca: Kisah Raja Jalanan Ohio) 
Lalu mengapa tiba-tiba tersungkur?  Banyak jawabannya. Sebab banyak masalah pada mobil ini. Dan salah satu masalah itu datang dari jalanan Kota Paris 2011 lalu. Hari itu di salah satu jalan kota itu mendadak heboh. Seorang wanita yang berjalan kaki dan menyeberang tiba-tiba disambar mobil. Padahal mobil itu tidak sedang kencang melaju. Wanita itu memang tidak luka parah. Hanya memar.
Wanita yang tidak disebutkan namanya itu lalu diinterogasi polisi. Mengapa menyeberang dengan santai di saat ada mobil yang melaju. Jawabannya cukup mengejutkan dan tidak bisa dipercaya. Wanita ini sama sekali tidak mendengar suara mobil yang menabraknya itu. Padahal dia sama sekali tidak tuli. Polisi tidak percaya dan menganggap jawaban itu kelakar belaka.
Tapi belakangan para produsen otomotif, juga para polisi di Prancis itu percaya dengan jawaban wanita ini. Dan itu berkat penelitian yang dilakukan Highway Loss Data Institute(HLDI) di negeri itu. Sedikitnya 20 persen kasus tabrakan terhadap pejalan kaki terjadi dengan mobil listrik ini. "Mobil listrik sangat senyap. Pejalan kaki tak akan mendengarnya saat mendekat sehingga kurang awas di jalan," demikian pernyataan HLDI sebagaimana dilansirAutoevolution.

Pemerintah Kota Paris beberapa tahun belakangan memang tengah gencar menerapkan skema rental kendaraan listrik 'Autolib'. Termasuk juga untuk taksi, yang sudah menggunakan mobil listrik . Peminatnya banyak. Tapi kasus yang terjadi pada wanita yang menyeberang itu dan hasil penelitian HLDI itu ramai diberitakan media massa. Banyak kemudian yang mempersoalkan apakah pilihan mobil listrik itu sudah benar.
Sadar dengan kelemahan itu, dan jika tidak dibenah bisa ditinggal peminat, produsen mobil listrik kemudian berbenah. Mereka akhirnya menambahkan suara pada mobil. Mobil akan berbunyi pada kecepatan di bawah 15 mph atau 24,1 km/jam--saat mobil mengandalkan baterai sebagai sumber energi.
Meski penambahan suara itu menghilangkan satu keunggulan mobil listrik, solusi ini diramalkan bakal manjur. Itu sebabnya para produsen kembali memproduksi mobil listrik secara massal demi menandingi mobil bensin, diesel dan gas.  Celakanya reaksi pasar justru kian memburuk. Banyak pembeli menghindar.
McKinsey and Company dariNew York, Amerika Serikat, sebagaimana dilansir Inautonews, menemukan bahwa satu dari tiga pemilik mobil listrik di Jepang kapok membeli. "Mobil listrik merupakan bagian dari kemajuan teknologi tetapi mudah ketinggalan zaman. Bayangkan saja konsumen masih menggunakan walkman sementara yang lain sudah menggunakan iPod," komentar Dave Sullivan, Manajer Analisis Produk dari Auto Pacific Incorporated.
Di samping kesulitan teknologi, kampanye bahwa mobil  listrik itu bisa ngirit juga ternyata tak sepenuhnya benar.  Sebab tagihan listrik di rumah membengkak. Kisah para pemilik mobil yang kesusahan mencari tempat pengisian baterai juga ramai ditulis media massa. Laporan McKinsey juga menemukan bahwa banyak konsumen tidak dibekali informasi cukup tentang mobil listrik. Keputusan mereka membeli demi ingin tahu belaka dan memperoleh pengalaman baru.

Penjualan mobil listrik di Amerika memang meningkat tiga kali lipat, menjadi 50.000 unit pada tahun lalu. Tetapi angka itu masih jauh dari ekspektasi para analis. Tentu saja, ini menjadi kabar buruk bagi produsen mobil listrik di seluruh dunia. Dan kabar soal mobil ini kemudian kian buruk. Memasuki pertengahan 2013, produsen mobil listrik mulai bertumbangan alias bangkrut. Sebut saja, dua perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, Coda dan Fisker Karma.

Sepinya pemintaan pasar menyebabkan keduanya ketar-ketir, sementara biaya terus membengkak untuk operasional dan membayar karyawan. Bayangkan saja, dalam setahun Coda hanya berhasil menjual 100 mobil sedan listrik.

Sedangkan Fisker mengalami masalah lantaran harga mobil yang dijual kelewat mahal. Hanya orang berkantong tebal, macam artis hollywood Justin Bieber dan Leonardo de Caprio yang jadi konsumen loyal mereka. Mereka kemudian menempuh jalan pintas; banting harga. Kasih diskon besar-besaran. Tapi sayang, cara itu tak juga menolong dari jurang kebangkrutan.

Nasib yang sama merundung produsen mobil listrik dari Israel, yaitu Better Place. Dilansir The New York Times, Senin 27 Mei 2013, Better Place pada akhir pekan kemarin, mengumumkan pabrik mobil listrik akan dilikuidasi. "Ini cara terbaik untuk meminimalkan kehancuran terhadap para karyawan, pelanggan dan kreditur. Ini adalah hari yang sangat menyedihkan bagi kami semua," kata CEO of Better Place Global and Better Place Israel, Dan Cohen.
Padahal, perusahaan yang baru berdiri pada 2007 itu, sudah menyusun rencana ambisius. Melakukan revolusi mobil agar masyarakat tidak lagi tergantung pada minyak. Rencana itu memang kurang masuk akal, sebab pasar sesungguhnya sudah memberi peringatan. Perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California, AS itu menargetkan 100 ribu mobil listrik bakal lalu lalang di jalanan Israel pada tahun  2010 lalu. Faktanya meleset jauh. Jika dihitung cuma 1.000 mobil yang ada di jalanan Israel dan beberapa ratus mobil di Denmark.

Melihat perkembangan buruk itu, raksasa otomotif asal Jepang, Amerika, dan Eropa seperti Toyota, General Motors (GM), dan Mercedes-Benz tak mau gegabah jor-joran di mobil Listrik. Mereka memilih cara aman. Tetap fokus di mesin bensin-diesel, serta hibrida (bensin digabung motor listrik). Sedang mobil murni listrik hanya dibuat terbatas.

"Mahalnya harga mobil listrik dibanding mobil berbahan bakar minyak/gas menjadi salah satu alasan utama konsumen enggan membelinya. Mereka juga masih ragu akan masa depan mobil itu, karena masih jarang tersedia tempat pengisian baterai," kata Head of Mercedes Van division, Volker Mornhinweg.

Bagaimana dengan Indonesia?
Di Indonesia rencana untuk memproduksi mobil listrik secara massal juga terbilang ambisius. Adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, yang cukup getol mengkampanyekan mobil listrik ini.

Sebut saja Tucuxi. Untuk membuat mobil sport listrik tersebut Dahlan rela merogoh kocek hingga miliaran rupiah. Namun sayang, sebelum dijual dan baru dilakukan pengetesan, pada awal Januari lalu, Tucuxi yang dikendarai Dahlan menabrak tebing hingga ringsek, di Magetan, Jawa Timur.

Dahlan juga kini tengah memproduksi mobil listrik jenis sport yang diberi nama Selo. Rencanananya, mobil tersebut bakal rampung pada tahun ini. Mantan petinggi PLN tersebut juga menyampaikan, harga mobil Selo lebih murah daripada Tucuxi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudi, mengklaim penggunaan mobil listrik lebih hemat dibandingkan mobil yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Dia menjelaskan bahwa PLN akan mengenakan tarif non subsidi bagi mobil listrik yaitu sebesar Rp1.200 per Kwh. Dengan tarif itu, mobil listrik tetap 1/4 lebih hemat jika dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. "Perbandingannya kira-kira 1:4 savingnya, padahal tarif listriknya tidak bersubsidi," kata Nur Pamudji kepada VIVAnews.

Ia menjelaskan dalam satu kali isi ulang mobil listrik hanya akan membutuhkan Rp25.200, dan mobil dapat menempuh perjalanan hingga 150 kilometer. Sedangkan mobil berbahan bakar bensin membutuhkan Rp100.000 untuk jalan sejauh 150 km.


Rabu, 31 Oktober 2012

VESPA, Solidaritas, dan “Hormat VESPA”

Menjadi pengguna VESPA memiliki beberapa keuntungan.  Salah satunya adalah sapaan yang hangat dari pengguna VESPA yang lain.

Pada tahun 2004-2008, saya menggunakan VESPA di Jakarta. Mulai tahun 2010, kembali saya menggunakan VESPA di Yogyakarta. Entah di Jakarta, atau di JOGJA, sapaan dengan klakson dari pengguna VESPA lain merupakan moment paling menyenangkan ketika mengendari VESPA di jalanan.  Ketika sedang asyik menyusuri kota Yogyakarta, tiba-tiba ada pengendara VESPA yang berpapasan dan membunyikan klakson tanda menyapa. Tak lupa, saya juga kembali menyapa dengan membunyikan klakson saya yang seadanya. Sapaan adalah salah satu upaya membangun relasi. Komunikasi bisa dimulai dengan sebuah sapaan.

Entah sejak kapan, kebiasaan menyapa dengan membunyikan klakson antar pengendara VESPA ini tumbuh laksana jamur. Akhir tahun 1980an, saat Bapak saya juga masih menggunakan VESPA, sapaan saling mengklason antar pengguna VESPA belum banyak (seingat saya). Sekarang, tanpa diminta, setiap pengguna VESPA otomatis akan menyapa pengguna yang lain. Memang kebanyakan pelaku adalah anak muda atau mereka yang masuk dalam komunitas pengguna VESPA, namun lama-kelamaan, semua pengguna VESPA juga melakukannya.

Saya kepingin tahun. Sapaan dengan klakson itu memberi kesan bahwa kita sama, kita adalah sesame pengguna VESPA. Konsekuensi logis dan sapaan sebagai sesama itu adalah bahwa muncul solidaritas. Solidaritas sebagai sesama pengguna VESPA. Menumbuhkan kesadaran sebagai sesama adalah yang pertama, solidaritas akan mengikuti kemudian. Bukankah hal ini sangat mengesankan ? Bisakah dikenakan untuk komunitas di luar pengguna VESPA ?

Pengalaman seorang teman sesama pengguna VESPA menegaskan solidaritas itu. Ketika VESPA-nya mogok di jalan, ada pengguna VESPA lain yang dengan murah hati mendekati dan menolong. Tidak hanya membetulkan, bahkan dia pernah dipinjami ban serep VESPA. Masih menurut cerita teman saya itu, ada beberapa pengguna VESPA yang sengaja putar-putar di JOGJA dengan tujuan menolong pengguna VESPA lain yang mengalami masalah VESPA di jalan. Kembali lagi, saya tertegun dengan ceritera ini. Darimana semua itu berasal ?

Saya mulai menduga-duga, darimana asalnya solidaritas itu ? Aaakah solidaritas itu muncul karena kesamaan nasib ? Nasib yang bagaimana ? Situasi jadi korban ? jadi ingat bagaimana dulu orang-orang nusantara merasa senasib dijajah lalu bersolider berperang.

Pertanyaannya, Mengapa para pengguna bebek tidak punya solidaritas yang sama ? Apakah karena vespa termasuk motor lawas ? Mengapa pengguna motor lawas tidask melakukan hal yang sama ? Yang jelas, bukan karena lawasnya. Lalu darimana solidaritas itu bisa muncul ?

Saya jadi ingin membandingkan dengan para pecinta MOGE. Salah satu hal yang membuat saya jengkel ketika mengendari motor atau mobil di jalan adalah ketika melintas gerombolan pengendara MOGE. Kejengkelan itu muncul karena mereka biasanya menggunakan “Voorijder” dan berjalan kencang, memotong jalan dan tidak menghiraukan pengendara yang lain. Kesan itu bertolak belakang dengan kesan pengguna VESPA yang santai dan menikmati jalan serta identik dengan solidaritas. Sekali lagi, darimana datangnya solidaritasnya ?

Bila memang masih terlalu sulit mencari, baik bila dibiarkan saja. Yang penting adalah bahwa dengan mengendarai VESPA orang bisa bersolider dengan pengendara yang lain. Ada kebanggaan untuk bertindak solider. Identitas sebagai orang yang solider tiba-tiba muncul begitu seseorang mengendarai VESPA.

Kira-kira logika ngawurnya begini : Sesama pengendara Vespa adalah solider. Saya adalah pengendara Vespa. Karena saya pengendara Vespa, saya solider. Sederhana, mungkin tanpa alasan luhur sok moralitas apapun, bahkan bisa karena fashion saja, namun efeknya berlipat ganda. Yang penting kita bisa lihat hasilnya : solidaritas. Bagaimana dengan komunitas lain ?

Tak heran, di kampung-kampung, gerombolan anak yang berjumpa dengan pengendara Vespa akan segera berseru “HORMAT VESPA”…..