Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2018

Maison Carrée, Kuil Romawi Paling Utuh hingga Saat Ini

Kuil Maison Carrée
Maison Carrée terletak di kota Nimes, Prancis selatan, adalah satu-satunya bangunan Romawi kuno yang kita tidak perlu menggunakan kata “reruntuhan” untuk menggambarkannya. Meskipun tidak mengesankan seperti Parthenon Athena, atau seunik Pantheon di Roma, Maison Carrée mempertahankan integritas dalam desainnya, dan mempertahankan banyak ornamen aslinya, tidak seperti banyak bangunan kuno lain yang telah dirombak sepanjang zaman.
Maison Carrée dibangun pada awal abad pertama. Menurut prasasti, bangunan tersebut didedikasikan untuk Lucius dan Gaius Caesar, cucu-cucu dari Kaisar Augustus yang telah diadopsi sebagai ahli warisnya. Sayangnya, mereka mati muda sebelum Augustus mewariskannya, mendorong Kaisar untuk mendedikasikan kuil tersebut untuk cucunya yang telah meninggal. Prasasti yang mendedikasikan kuil untuk Lucius dan Gaius Caesar dihancurkan pada Abad Pertengahan, mungkin dirusak oleh kelompok-kelompok yang membenci orang Romawi kuno yang menyembah keluarga kekaisaran. Baru pada abad ke-18 para sarjana mampu merekonstruksi prasasti berdasarkan jumlah lubang dan posisinya di kuil façade yang tersemat di surat perunggu. Mulai dari abad ke-19, kuil perlahan mulai memulihkan kemegahan aslinya.
Langit-langit Kuil Maison Carrée
Maison Carrée hampir menyerupai contoh buku teks arsitektur Vitruvian. Kuil tersebut dibangun di atas podium yang tinggi, memiliki serambi yang dalam, hampir sepertiga dari panjang bangunan, dengan enam kolom Korintus di bawah pedimen di kedua ujungnya. Dinding samping tertanam dengan lebih banyak kolom. Di atas kolom, architrave dibagi oleh dua baris yang tersembunyi dari tetesan air yang membatu menjadi tiga tingkat, sementara dekorasi egg-and-dart (telur-dan-panah) membagi architrave dari frieze. Interiornya lapis tunggal dan tanpa jendela, dapat diakses melalui pintu besar.
Gaya arsitektur yang unik
Kuil itu dulunya diapit oleh beberapa bangunan yang dibangun pada periode selanjutnya. Pernah dibongkar pada abad ke-19, untuk mengembalikan nuansa Maison Carrée yang bisa dinikmati seperti di zaman Romawi Kuno aslinya. Serambi dipulihkan kembali dan langit-langit baru dirancang dengan gaya Romawi asli. Restorasi lebih lanjut dilakukan selama tahun 1980-an dan 1990-an, menampilkan bagian luar pelataran atau alun-alun di mana kuil tersebut pernah berdiri.
Maison Carrée telah mengilhami beberapa bangunan di seluruh dunia, seperti neoclassical Église de la Madeleine di Paris, Gereja St. Marcellinus di Rogalin, Polandia, dan di Amerika Serikat, Virginia State Capitol.

Rabu, 25 Oktober 2017

Empat Terowongan Kereta Api Paling Angker di Indonesia

Hampir semua jalur rel kereta api melintasi sebuah terowongan yang lumayan panjang. Oleh sebab itu disebut terowongan kereta api karena memang khusus dilalui kereta saja.
Tahu tidak kalau di Indonesia ini banyak sekali terowongan kereta yang dibuat pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Secara teknis, terowongan kereta api tersebut memang punya para penjajah, tapi warga pribumilah yang membuatnya.
Mereka dipaksa bekerja siang dan malam dengan diberi makan ala kadarnya untuk membuat terowongan. Akibatnya banyak warga pribumi yang meninggal karena sakit atau kelelahan. Maka tak heran terowongan kereta api tersebut jadi sangat angker.
Dari sekian banyak terowongan kereta yang ada di Indonesia, berikut Wow Menariknya menghimpun empat terowongan kereta api paling angker. Konon katanya suka banyak penampakan ketika melintasi terowongan ini.

1. Terowongan Ijo – Jawa Tengah



Terowongan Ijo yang terletak di Daerah Operasi V Purwokerto, Jawa Tengah ini terkenal sangat angker oleh penduduk setempat. Dibangun pada tahun 1885-1886, terowongan ini selama masa pembangunannya sudah menelan banyak korban dari warga pribumi yang dipaksa bekerja.
Menurut cerita, salah satu bantalan rel kereta yang ada di dalam terowongan merupakan makam dari pekerja yang meninggal karena kecelakaan. Terowongan ini semakin angker lagi karena sering dijadikan lokasi bunuh diri.

2. Terowongan Sasaksaat – Jawa Barat


Dibangun pada 1902-1903, terowongan yang terletak di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat ini merupakan yang paling angker di Jawa Barat. Memiliki panjang sampai 949 meter, terowongan ini dulunya telah memakan banyak korban para pekerja yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya.
Mayat pekerja yang meninggal dibuang begitu saja oleh pasukan Belanda. Wajar saja jika terowongan ini begitu angker dan sering muncul penampakan-penampakan hantu di dalam terowongan ini.

3. Terowongan Eka Bakti Raya – Jawa Timur



Terowongan ini merupakan terowongan kereta api paling panjang kedua di Indonesia. Terletak di Sumberpucung, Malang, Jawa Timur, konon katanya Terowongan Eka Bakti Raya kerap meminta tumbal. Banyak orang yang meninggal tertabrak kereta di sekitar terowongan, baik itu karena kecelakaan atau bunuh diri.

4. Terowongan Lampegan – Jawa Barat


Selain Terowongan Sasaksaat, Jawa Barat juga punya terowongan lain yang tak kalah angker. Terowongan tersebut terletak di Campaka, Cianjur.
Terowongan Lampegan ini dibangun pada 1879-1882 oleh perusahaan Belanda. Konon katanya, di sepanjang jalur terowongan ini yang memiliki panjang 686 meter banyak dihuni oleh makhluk astral.
Diceritakan dulu pernah ada seorang penari ronggeng bernama Nyi Sadea. Dia menghilang tanpa jajak setelah berjalan melalui terowongan ini.

Senin, 10 Juli 2017

Begini Wujud Fosil Naga Laut Terbesar Sepanjang Sejarah

Para ilmuwan dari University of Manchester, Inggris, menemukan janin 'naga laut', atau Ichthyosaurus dalam perut fosil Ichthyosaurus somersetensis. Embrio yang ditemukan tersebut, berukuran kurang dari tujuh sentimeter. Fosil naga laut ini merupakan yang terbesar dalam catatan sejarah.
"Janin terdiri dari tulang belakang yang diawetkan, tulang jari, tulang rusuk, dan beberapa tulang lainnya," ujar Dean Lomax, salah satu peneliti mengatakan, seperti dilansir Mirror, Rabu 30 Agustus 2017.
Lomax menjelaskan, Ichthyosaurus somersetensis adalah 'naga laut' yang hidup selama masa dinosaurus awal pada periode Jurasik awal. Fosil Ichthyosaurusditemukan di pantai Somerset, Inggris pada 1990-an. Kini, fosil disimpan di koleksi Lower Saxony State Museum di Hanover, Jerman.
Ketika ditemukan, Ichthyosaurus diperkirakan berusia 200 juta tahun, artinya janin yang tumbuh kurang lebih berusia sama dengan induknya. Setelah Ichthyosaurusditemukan sejak lama, barulah embrio teridentifikasi keberadaannya.
Lomax mengatakan, saat Ichthyosaurus ditemukan, ukurannya mencapai 3,5 meter. Spesimen tulang pun hampir semuanya lengkap.
Ahli Palaeontologi dari Museum Sejarah Alam Bielefeld di Jerman, Sven Sachs, yang juga ikut ambil bagian dalam penelitian tersebut mengatakan, ketika mengidentifikasi fosil perlu mempertajam penglihatan, sebab terkadang ditemukan spesimen yang tidak persis dengan bagian tubuh asli hewan itu sendiri.
"Spesimen berbeda jangan disatukan," ujar Sachs.
Menurut Sachs, banyak contoh Ichthyosaurus berasal dari koleksi sejarah dan kebanyakan tidak memiliki catatan geografis, atau geologi yang bagus. Berbeda dengan spesimen yang ditemukan Pantai Somerset ini, spesimen tersebut memiliki semuanya.
"Spesimen itu adalah yang terbesar dari keluarga Ichthyosaurusdari keluarga Ichthyosauria yang tercatat," ujar dia.
Temuan janin naga laut tersebut telah dipublikasikan di Acta Palaeontologica Polonica.

Minggu, 20 November 2016

Wow, Ada Alquran Disalin dengan Tinta Emas Selama 3 Tahun

Kita bisa menemui berbagai bangunan rumah ibadah unik bagi umat Muslim di berbagai belahan dunia. Mulai dari sejarah hingga bentuk bangunan itu sendiri.

Namun, keunikannya tidak hanya sampai pada bangunan saja. Kitab suci Alquran unik yang akan dibahas dalam artikel ini bisa membuat Anda terkagum-kagum.

Seorang seniman perempuan asal Azerbaijan, Tünzale Memmedzade, membuat salinan Alquran dalam untaian benang. Ia meghabiskan waktu selama 3 tahun untuk menulis sendiri ayat demi ayat dalam kitab tersebut di kain sutra.

Dilansir laman Boredpanda, ide Memmedzade ini muncul setelah ia menemukan bahwa meskipun sudah disalin dalam berbagai material, ayat-ayat Alquran tidak pernah ditulis di atas kain sutra.
Salinan Alquran ini ditulis dengan 1,5 liter cairan emas dan perak di atas lembaran kain sutra murni dengan lebar 11,4 inci dan panjang 13 inci. Diperkirakan Memmedzade menggunakan kain sutra sepanjang 164 kaki.

Memmedzade menganggap ini adalah sebuah mahakarya dan tidak menyinggung ajaran agama karena pembahasan mengenai sutra juga terdapat dalam Alquran.

Kaligrafi ciamik dari perempuan ini mengingatkan kita kembali pada seni islami yang sedang dipamerkan di Sackler Gallery milik Smithsonian Miseum. Pameran bertajuk The Art of the Qur'an: Treasure from the Museum of Turkish and Islamics Arts menampilkan lebih dari 60 manuskrip dan bisa dinikmati hingga 20 Januari 2017 mendatang.
Pameran ini digelar dalan rangka memperingati kembali tradisi menyalin dan menghias Alquran.

Rabu, 27 April 2016

6 Tokoh-tokoh Terkenal Tanah Air yang Moksa atau Menghilang Tanpa Bekas

Mungkin tidak banyak orang yang mengenal istilah moksa atau secara artian mudah adalah meninggal dunia tanpa meninggalkan jasad alias menghilang tanpa jejak. Menurut tulisan di Wikipedia, moksa adalah sebuah konsep dari agama Hindu dan Buddha yang memiliki artian yaitu melepaskan dari segala ikatan duniawi serta putaran reinkarnasi kehidupan fana. Istilah ini sudah dikenal sejak beratus-ratus tahun lamanya atau sejak zaman kerajaan.
Berbicara masalah moksa, ada beberapa tokoh terkenal di Indonesia yang menurut cerita dan diyakini banyak orang mengalami moksa atau hilang tak berbekas, bahkan sampai sekarang tidak diketahui keberadaan apalagi jasadnya. Berikut ini adalah orang-orang terkenal di Indonesia yang moksa atau menghilang tanpa bekas.

1. Prabu Siliwangi

Prabu Siliwangi adalah salah satu Raja Pajajaran yang cukup terkenal dan sakti mandraguna. Dia memiliki banyak pengikut serta membuat Negeri Sunda menjadi terkenal seantero Nusantara. Ketika ajaran agama Islam masuk ke Tanah Air, dia mendapatkan desakan agar meninggalkan agama terdahulu dan menjadi seorang mualaf.
Perabu siliwagi [ Image Source ]
Perabu siliwagi
Dikarenakan hal tersebut, Prabu Siliwangi memutuskan untuk menyingkir dari kerajaannya dan tidak berkenan masuk Islam. Sebelum mengambil tapa moksa, dia memberikan wejangan kepada para pengikutnya untuk memilih sesuai keinginannya sendiri.

2. Prabu Brawijaya V

Seperti halnya Prabu Siliwangi, Prabu Brawijaya V adalah raja ke sekian dari Majapahit yang memutuskan untuk moksa setelah melarikan diri karena kerajaannya dihancurleburkan oleh Kerajaan Kediri.
Prabu Beriwijaya V [ Image Source ]
Prabu Brawijaya V
Sebelum moksa, Prabu Brawijaya V masih memeluk agama Buddha dan di akhir keberadaannya, dia meminta Sunan Kalijaga yang masih merupakan keturunannya (cucu) untuk mengislamkannya. Setelah menjadi mualaf, Prabu Brawijaya V melakukan tapa tingkat akhir di Gunung Lawu dan moksa.

3. Mahapatih Gajah Mada

Ada dua versi mengenai masa akhir dari Mahapatih Gajah Mada, yaitu pertama dia diceritakan mengalami sakit dan pada akhirnya meninggal dunia pada tahun 1364. Hal ini seperti yang tertulis pada Kitab Kakawin Nagarakretagama.
Mahapatih Gajah mada [ Image Source ]
Mahapatih Gajah mada 
Versi kedua adalah Mahapatih Gajah Mada melarikan diri setelah terjadinya Perang Bubat, yaitu perang antara Kerajaan Pajajaran dari Negeri Sunda dengan Kerajaan Majapahit. Gajah Mada dituding sebagai penyebab utama terjadinya perang. Sebelum tertanggakap dan diadili atau dibunuh, Gajah Mada melakukan yoga samadi dan moksa hingga sekarang ini.

4. Prabu Jayabhaya

Dikenal dengan nama Prabu Jayabhaya atau Jayabaya, dia adalah raja kerajaan salah satu pewaris tahta Prabu Erlangga (Airlangga) yang mendapatkan jatah wilayah di Jenggala (Kediri). Saudaranya, Jayasabha (Jayasaba) adalah pemilik jatah wilayah lainnya yang berpusat di Panjalu (Daha). Kedua saudara ini terus menerus berperang untuk mendapatkan wilayah dan pada akhirnya Jayabasha kalah dan seluruh Jawa Timur dikuasai oleh Jayabaya dengan pusat di Kediri.
Prabu Jayabhaya [ Image Source ]
Prabu Jayabhaya 
Walaupun menjadi raja yang terkenal dan berhasil membuat kerajaan yang diperintahnya memasuki zaman keemasan, namun rasa berdosa dan bersalah karena telah membunuh saudaranya sendiri, Jayabasha, terus menghantui Jayabaya. Kesaktiannya dan keberhasilannya menjadi seorang pinilih (pilihan) menurut agama Hindu, membuatnya tidak pernah meninggal karena dia dapat melalui proses kematian normal dengan cara moksa. Jayabaya menghilang tanpa jejak setelah melakukan tapa moksa di Desa Menang, Kabupaten Kediri.

5. Sabdo Palon Noyo Genggong

Menurut banyak pakar, Sabdo Palon Noyo Genggong merupakan nama lain dari Semar atau salah satu dari Punokawan. Walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa Punokawan termasuk Semar di dalamnya adalah tokoh fiktif, namun tidak sedikit yang mempercayainya.
Sabdo Palon Noyo Genggong [ Image Source ]
Sabdo Palon Noyo Genggong 
Sabdo Palon merupakan tokoh spiritual Prabu Brawijaya V yang kecewa akan keputusan rajanya untuk memeluk agama Islam. Dia memutuskan untuk pergi dan menghilang secara moksa setelah Prabu Brawijaya V menjadi mualaf.

6. Supriyadi

Memang, sampai sekarang kisahnya masih simpang siur dan tidak pasti akan kebenarannya. Ada yang mengatakan bahwa Supriyadi meninggal sewaktu memberontak dari Jepang yang kala itu menjajah Indonesia dan ada pula yang mengatakan bahwa pria asal Blitar ini menghilang tanpa bekas alias moksa.
 Supriyadi [ Image Source ]
Supriyadi
Bagi sebagian orang, menghilangnya Supriyadi sempat dijadikan bahan bercandaan, yaitu “Menghilang tidak dapat kembali,” namun bagi orang lain, khususnya orang-orang zaman dahulu, menganggap bahwa moksanya Supriyadi adalah benar dan akan kembali muncul jika Indonesia sudah dalam keadaan yang teramat gawat.
Mungkin banyak orang yang tidak percaya akan “kejadian” moksa seperti yang berlaku pada orang atau tokoh-tokoh terkenal di atas, namun secara turun temurun, cerita menghilangnya orang-orang tersebut telah diyakini kebenarannya dan terus dilestarikan sampai sekarang. Percaya atau tidak, hanya Anda sendiri yang dapat menentukannya.

Selasa, 19 April 2016

5 Senjata Paling Lebay Sepanjang Sejarah

Sepanjang sejarah, manusia telah mengembangkan senjata baru yang tentu saja diharapkan sangat mematikan ketika diajak bertempur. Beberapa sistem telah terbukti efektif dan menunjukkan reputasi brutal. Tetapi tidak sedikit yang justru hanya menjadi proyek sia-sia. Senjata yang dihasilkan justru tidak efektif. Berikut adalah lima senjata-beberapa yang paling berlebihan sepanjang sejarah.

1. The Battleship

[​IMG] 

Battleship atau kapal perang dengan ukuran besar muncul pertama dengan HMS Dreadnought ketika memasuki layanan dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada tahun 1906. Pada saat itu desainnya sangat revolusioner. Tidak seperti kapal perang generasi sebelumnya, Dreadnought dipersenjatai dengan persenjataan yang semuanya besar yakni sepuluh meriam 12 inch. Ketika kapal ini datang, kapal perang lain langsung menjadi usang.


Namun kapal perang generasi jumbo ini sangat mahal dan fungsinya lebih banyak digunakan untuk masa damai sehingga hanya untuk menunjukkan kekuatan nasional. Akhrinya umurnya habis untuk berlayar saja. Ketika perang, kapal besar ini juga jarang sekali berada di garis depan pertempuran karena sifat lamban mereka pun sebagian besar hanya jadi pertunjukan.


Satu-satunya dreadnoughts terlibat dalam duel di Jutland selama Perang Dunia I. Tetapi di pertempuran ini pun Angkatan Laut justru takut kapal raksasa dan mahal tersebut rusak.


Selanjutnya, selama Perang Dunia II, banyak kapal perang hancur karena serangan udara. Menjelang akhir perang, dengan kekuatan udara menjadi dominan, kapal besar menjadi target empuk serangan udara.


Kapal perang terbesar ini pun memunculkan perdebatan. Kapal raksasa dinilai justru menghambat perang dan terlalu memakan biaya besar yang seharusnya bisa digunakan untuk sektor lain. Jerman setelah kapal raksasa meraka Bismarck dan Tirpitz dihancurkan dari udara oleh pembom Lancaster Inggris akhirnya memilik kembali ke model fjord Norwegia. Sementara itu kapal besar seberat 72.000 ton Yamato dan yang lebih kecil Musashi keduanya milik Jepang juga tenggalam oleh kekuatan udara yang berbasis kapal induk.

2. Tank Tiger I

[​IMG] 

Nazi Jerman Panzerkampfwagen VI Tiger Ausf.E, biasanya disebut Tiger, adalah salah satu tank yang paling ditakuti di arsenal Wehrmacht dan Waffen-SS. Tank ini berukuran raksasa dengan baju besi frontal tebal yang hampir tak tertembus oleh senjata anti-tank pada masanya. Dia juga memiliki meriam besar 88mm. Ditempatkan di batalyon tank independen, Tiger menjadi reputasi menakutkan.


Namun, Tiger sudah usang pada saat itu diterjunkan pada 1942 karena tidak memiliki fitur seperti baju besi miring. Tank ini juga mengalami over-engineered dan mahal. Boros bahan bakar dan sering rusak. Nazi akhirnya hanya berhasil membangun 1.347 Tiger. Sebagai perbandingan, Soviet membangun lebih dari 60.000 tank T-34 Panther


Tank Panther lebih kecil, lebih cepat, dan lebih bermanuver, sedangkan senjata yang 75mm yang memiliki jauh lebih tinggi moncong velocity- memiliki kinerja penetrasi baja lebih baik dari meriam 88mm Tiger. Panther juga lebih terlindungi dari depan dengan armor miring 80mm, yang menawarkan kinerja yang unggul dibandingkan dengan Tiger 100mm dari pelat baja datar. Lebih penting lagi, Panther separuh lebih murah dibanding Tiger dan bisa diproduksi lebih cepat.

3. Ilyushin Il-2 Sturmovik

[​IMG] 


Ilyushin Il-2 Sturmovik adalah pesawat serangan darat mencapai status hampir mitologis dalam militer Soviet selama Perang Dunia II. Soviet membangun lebih dari 36.000 pesawat tempur yang diberi sebutan Great Patriotic War di Rusia. Il-2 meningkatkan moral pasukan darat Tentara Merah, tetapi efektifitasnya justru benar-benar dipertanyakan.


Aircrew Soviet yang terbang dengan Sturmovik menderita kerugian besar ketika melawan Luftwaffe selama Front Timur. Pesawat ini ternyata tidak memiliki kemampuan manuver tinggi. Dia juga tidak membawa bom besar terutama bila dibandingkan dengan P-47 Thunderbolt dan Hawker Typhoon milik negara Barat. Parahnya lagi, pesawat ini juga tidak akurat dalam menjatuhkan senjata. Jadi, meskipun memperoleh reputasi mistis dan menakutkan Il-2 justru banyak mengalami kekalahan.

4. Norden Bombsight

[​IMG] 

Norden bombsight adalah inovasi Perang Dunia II lain dengan reputasi yang jauh dari apa yang diharapkan. Militer AS menghabiskan anggaran 1,5 miliar dolar AS. Jumlah yang luar biasa untuk tahun 1940 untuk mengembangkan bombsight tersebut. Untuk perbandingan seluruh seluruh Manhattan Project yang menghasilan bom atom hanya menghabiskan sekitar 3 miliar dolar.


Sayangnya, bombsight benar-benar payah. Bahkan, kurang dari 50 persen dari bom yang dijatuhkan menghancurkan seperempat mil dari target. Angkatan Laut, misalnya, mengakui masalah awal dan beralih ke menyelam pengeboman segera. Inggris-juga mengakui kesia-siaan presisi bom-bom untuk seluruh kota di Jerman.


Presisi serangan udara benar-benar tidak layak sampai munculnya bom dipandu laser menjelang akhir Perang Vietnam. Sekarang, tentu saja, ada bom dipandu GPS, yang membuat serangan jauh lebih mudah-setidak-tidaknya untuk pilotnya. Untuk target tentu ini sangat merepotkan.

5. Jet Tempur Generasi Kelima
[​IMG] 

Salah satu contoh paling modern dari senjata yang terlalu berlebihan adalah pesawat tempur generasi kelima. Amerika Serikat menghabiskan lebih dari 470 miliar dollar AS pada F-22 dan F-35, tetapi biaya pesawat ini begitu banyak dan butuh waktu lama untuk mengembangkan, mereka sudah usang dalam beberapa kasus. Sebagai contoh, sensor elektro-optik yang dibenamkan di hidung F-35 sudah 10 tahun dipasang dan belum juga pesawat itu beroperasi. Apa iya tidak ketinggalan jaman dengan perkembangan teknologi yang sedemikian cepat.


Selain itu juga dibutuhkan biaya lebih dari satu triliun dolar untuk menjaga pesawaat ini dalam pelayanan. Dengan kata lain biaya pemeliharaan pesawat siluman juga teramat mahal. Pesawat tersebut juga harus dimodifikasi untuk menjaga mereka tetap relevan dengan keadaan.


Tapi musuh tidak tinggal diam. Rusia dan China sudah bekerja pada pertahanan udara jaringan baru digabungkan dengan radar baru yang beroperasi di UHF dan VHF yang mengancam untuk menetralisir investasi besar-besaran Amerika di jet tempur generasi kelima.


Menurut para ahli industri, akhirnya musuh akan dapat memandu senjata dengan radar band UHF dan VHF -yang akan menetralisir kemampuan siluman F-22 dan F-35. Akhirnya banyak uang yang justru terbuang sia-sia.

Jumat, 05 Februari 2016

Misteri Petunjuk Kiamat dari Makam Ratu Mesir Kuno

[​IMG]Para arkeolog asal Ceko menemukan makam Ratu Khentkaus III, yang merupakan istri Firaun Neferefre, sang penguasa selama era Old Kingdom sekitar tahun 2640 sampai 2150 sebelum Masehi.

Para arkeolog dapat menemukannya dari grafiti yang tertulis di dinding makamnya. Di mana makamnya menunjukkan namanya dan status keningratannya. Makam Ratu Khentkaus III terletak di Abu-Sir, barat daya Kairo, 198 meter dari piramida suaminya.

Selain menemukan nama dan status keningratan sang ratu, para arkeolog juga menemukan petunjuk yang mengerikan, yakni tentang kehancuran dunianya yang mengarah pada ‘kiamat’.

Makam Khentkaus III melihatkan tentang bagaimana peradaban kita akan hancur lebur hanya tinggal abu dan debu saja, seperti yang terjadi pada masa sang ratu.

Salah satu arkeolog yang meneliti makam sang ratu, Profesor Miroslav Barta menjelaskan bahwa ada sejumlah masalah yang terjadi selama periode Old Kingdom, seperti demokrasi sedang bangkit nepotisme merajalela, dan memiliki konsekuensi mengerikan.

Setelah matinya sang ratu, Sungai Nil tidak lagi membanjiri sepanjang bantarandan bahkan tak ada lagi lumpur subur yang naik ke atas permukaan.

“200 tahun setelah kematian Khentkaus III, tanpa luapan banjir Sungai Nil, tak adanya panen, tentu saja berpengaruh buruk pada penarikan pajak. Dan tanpa adanya pajak, tak ada dana untuk membiayai aparat, menegakkan ideologi, dan mempersatukan kerajaan,” kata Barta, seperti dilansir dari Inquisitr, Selasa (2/2/2016).

Menurut Barta, kejadian yang pernah terjadi pada masa Old Kingdom bisa saja akan terulang di masa modern ini. Perubahan iklim yang mempengaruhi Sungai Nil pada era Ratu Khentkaus juga bisa membuat kehidupan saat ini menuju ke arah kehancuran atau kiamat.

“Dengan mempelajari masa lalu, kita bisa belajar banyak hal untuk masa sekarang . Kita tak beda dengan orang-orang pada masa lalu, banyak orang berpikir, ‘kan zamannya beda’. Tapi, sejatinya tidak demikian,” kata Barta, seperti dilansir dari CNN.

Barta menambahkan, makam Khentkaus III ini telah memberikan pelajaran berharga dan membantu manusia modern saat ini untuk menghindari kiamat.

Senin, 14 Desember 2015

Achimedes Bapak Ilmu Matematika

Achimedes adalah seorang ahli Matematika yang paling berpengaruh. Pemikirannya dijadikan rujukan oleh banyak ilmuwan, dari Johannes Kepler, Galileo Galilei, hingga Isaac Newton. Archimedes adalah penemu sistem angka myriad ( 10000 ) yang menunjukkan suatu bilangan dengan nilai tak terhingga. Ia juga berhasil merumuskan perbandingan antara keliling lingkaran dan jari - jari lingkaran yang dikenal dengan istilah pi sebesar 3.1429.

Achimedes Bapak Ilmu Matematika ( Foto @fakescience.org )

Achimedes dilahirkan di Italia, tepatnya di kota pelabuhan bernama Syracuse, Sisilia pada tahun 287 Sebelum Masehi. Ayahnya adalah seorang ahli astronomi bernama Phidias. Semasa muda, Achimedes pernah belajar ke Alexanderia, Mesir. Di negeri yang pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Romawi itu, ia memperdalam pengetahuannya tentang Matematika dan berhasil membuat sejumlah karya, di antaranya adalah The Method of Mechanical Theorems dan The Cattle Problem, selain karya - karyanya yang lain, seperti On the Equilibrium of Planes, On the Measurement of a Circle, On Spirals, Onthe Sphere and the Cylinder dan lain sebagainya.

Beberapa catatan menuliskan bahwa Achimedes bersahabat dengan Raja Hieron II, pemimpin Syracause. Pada 214 Sebelum Masehi itu, Syracuseberada di bawah pendudukan Kekaisaran Romawi. Setelah pulang dari Alexanderia, Achimedesdiangkat sebagai penasehat Raja Hieron II. Suatu ketika, Raja Hieron II memintaArchimedes memeriksa mahkotanya, apakah terbuat dari emas murni atau campuran. Archimedes ternyata kesulitan. Merasa sangat lelah, ia pergi ke pemandian umum untuk menghilangkan penat. Begitu badannya masuk ke dalam bak mandi, air dalam bak itu pun tumpah ke lantai. Ia termenung memikirkan sesuatu. Sesaat kemudian, Archimedes berlari keluar, tanpa sadar masih dalam keadalan telanjang. "Eureka ! Aku menemukannya !" serung sepanjang jalan.

Archimedes
Archimedes menyadari bahwa air yang tumpah dari bak saat ia berendam tadi takarannya sebanding dengan berat tubuhnya. Rumus seperti ini bisa dipergunakan untuk menghitung volume dan isi dari Mahkota Raja Hieron II. Archimedesmembagi berat mahkota dengan volume air yang di pindahkan. Lewat metode ini, ia bisa mengetahui kerapatan dan berat jenis mahkota itu yang ternyata lebih rendah dari berat jenis emas murni. Dengan demikian, terbukti sudah bahwa Mahkota Raja Hieron II bukanlah terbuat dari seratus persen emas murni, melainkan telah di campur perak.

Sebagai wailayah koloni, Syracuse harus memberikan gandum dalam jumlah yang besar kepada Romawi secara rutin. HIngga pada suatu ketika, Raja Hieron II merasa kebijakan itu terlalu memberatkan rakyat Syracuse sehingga pengiriman gandum ke Romawi pun diberhentikan. Untuk berjaga - jaga apabila Romawi menyerang Syracuse, Raja Hieron II meminta Archimedes untuk merancang kapal jenis baru demi memperkuat armada laut Syracuse.

Archimedes segera bekerja, ia membuat kapal yang sangat besar. Agar bisa mengapung, air yang menggenangi dek kapal harus dikeluarkan dulu. Archimedeskemudian membuat alat yang bisa menyedot air dengan mudah. Ia juga menciptakan alat sejenis katrol untuk memindahkan kapal raksasa itu berserta muatannya hanya dengan menarik seutas tali. Selain itu, Archimedes masih punya banyak peralatan lainnya untuk menangkal serangan Romawi.

Apa yang ditakutkan kemudian benar - benar terjadi. Romawi menyerang Syracuse dan mengerahkan 120 Kapal Perang. Untuk menghambat musuh, Achimedesmemerintahkan pasukan Syracuse menggunakan perisai mereka untuk memantulkan sinar matahari ke arah kapal - kapal Romawi. Ia berharap pantulan panas itu bisa membakar kapal - kapal lawan, namun rencana ini kurang berhasil karena kapal - kapal itu terus bergerak. Meskipun demikian, dengan cara itu, pasukan Romawikesulitan membidikkan panah akibat silau dan panas yang berasal dari pantulan sinar matahari itu.

Pasukan Romawi semakin mendekati pesisir Syracuse. Archimedes tak hilang akal, ia sudah mempersiapkan alat sejenis derek yang secara diam - diam dikaitkan ke kapal - kapal musuh. Ketika derek ditarik, kapal - kapal Romawi itu pun limbung, bahkan beberapa di antaranya bisa ditenggelamkan. Archimedes juga membuat ketapel danbalista untuk melawan tentara Romawi dan hasilnya cukup efektif.

Namun, rupanya jumlah pasukan Romawi terlalu banyak sehingga Syracuse semakin terdesak. Archimedes gugur pada tahun 212 SM dalam peperangan itu. Seorang prajurit Romawi membunuhnya meskipun ada perintah bahwa Archimedes harus ditangkap hidup - hidup. Ketika itu, Archimedes sedang berusaha menyelesaikan rumus geometrinya dengan menggambarkan lingkaran - lingkaran di atas tanah. Sesaat sebelum ajal menjemputnya, Archimedes sempat menghardik tentara Romawi dengan berteriak, "Jangan ganggu lingkaranku !".

Sabtu, 30 Mei 2015

Moyang Manusia Migrasi Lewat Mesir Bukan Ethiopia Amal Nur Ngazis

Peneliti menemukan hal baru dalam melacak asal usul migrasi manusia modern.

Tim peneliti Inggris menemukan, manusia modern pertama kali keluar dari Afrika melalui Mesir, bukan lewat Ethiopia sebagaimana hasil studi terbaru. Kesimpulan itu muncul setelah peneliti mengumpulkan informasi dan mempelajari DNA 100 orang Mesir dan 25 individu dari populasi Ethiopia.

Dikutip dari Christian Science Monitor, Jumat, 29 Mei 2015, diketahui selama ini teori yang membahas menyebarnya manusia modern ke penjuru dunia, yaitu teori out of Africa. Teori tersebut selama ini diyakini secara luas sebagai model perpindahan manusia modern dari daratan Afrika menuju Eurasia.

Para ahli paleoantropologi memperkirakan perpindahan manusia modern itu terjadi pada 125 ribu dari 60 ribu tahun lalu. Tapi, peneliti masih berdebat soal apakah perpindahan itu terjadi dalam satu gelombang atau beberapa gelombang.

Hasil studi menemukan ada petunjuk manusia modern melewati Mesir dibanding Ethiopia. Peneliti mengatakan, jika memang manusia modern melewati Ethiopia, seharusnya sampel orang Ethiopia yang diuji secara genetik sama dengan Eurasia dibanding mirip dengan Mesir. Ternyata, hasil penelitian menunjukkan genetik sampel tersebut lebih condong ke orang Mesir.

Yale Temukan 10.000 Foto Pasien Operasi Otak Era 1900
"Dalam penelitian ini, kami menghasilkan hasil data genom komprehensif pertama yang tak bias dari Afrika Utara. Setelah mengendalikan migrasi yang teranyar, kesamaan genetik lebih tinggi antara Mesir dan Eurasia di antara Ethiopia dan Eurasia," ujar Luca Pagani, tim peneliti dari Universitas Cambridge, dalam rilisnya.

Dengan temuan itu, peneliti yakin, manusia modern sangat besar kemungkinannya mengambil rute utara Afrika, yaitu melewati Mesir. "Konsekuensi paling menarik dari hasil ini yaitu harus diungkap episode  evolusi masa lalu semua orang Eurasia, karena itu berpotensi meningkatkan pengetahuan miliaran orang pada sejarah biologi mendapalm mereka," ujar Pagani.

Studi ini telah diterbirkan dalam jurnal American Journal of Human Genetics.

Senin, 25 Mei 2015

Misteri Lirikan Lukisan Malahayati di Museum Bahari

Di ujung utara Ibu Kota Jakarta, tepatnya di kawasan kuno Pelabuhan Sunda Kelapa, berdirilah Museum Maritim (Museum Bahari) yang memamerkan berbagai benda peninggalan VOC  Belanda pada zaman dahulu dalam bentuk model atau replica kecil, photo, lukisan serta berbagai model perahu tradisional, perahu asli, alat navigasi, kepelabuhan serta benda lainnya yang berhubungan dengan kebaharian Indonesia.

Musium Bahari merupakan bagian dari "Westzijdsche Pakhuizen" atau "Beberapa Gudang di Tepi atau Tebing Barat". Di sini VOC menyimpan banyak sekali persediaan pala dan lada. Selain itu kopi, teh, dan kain disimpan di sini sebelum dikirimkan ke berbagai Bandar atau pelabuhan di Asia dan Eropa. Antara beberapa gudang dan tembok kota di depan museum, kongsi dagang ini menyimpan suplai tembaga dan timah.

Beberapa jenis logam berharga ini dilindungi dari hujan oleh semacam balkon dari kayu yang terpasang pada bagian depan gudang-gudang tersebut. Balkon yang lebar ini juga dipakai para penjaga yang berpatroli, karena jalur di tembok kota di depannya agak sempit. Bekas gudang ini sudah ada sejak tahun 1652, tapi diubah dan diperbesar beberapa kali hingga tahun 1759.

Balkon ini dihubungkan dengan lantai dua gudang-gudang yang menghadap bagian kota atau bandar yang berbatas dengan laut, tapi sudah lama lenyap sejak pembongkaran. Namun beberapa gancu besi besar yang dulu menyangga balkon ini masih dapat dilihat.

Tembok kota yang tersisa di depan Musium Bahari terus sampai ke Benteng Zeeburg dan sedikit lagi ke arah barat itu saja yang tertinggal dari tembok yang dulu mengelilingi Batavia selama abad ke-17 dan 18. Hanya Benteng Zeeburg dan Culemborg tersisa dari dua puluh tiga benteng dari masa itu.

Museum Bahari suatu kali digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar acara reality show Scarry Job. Pada acara televisi itu digambarkan museum penuh hantu gentayangan. Maka, Museum Bahari pun ramai dikunjungi orang, bukan karena koleksi sejarahnya, melainkan karena mereka ingin melihat sang hantu.

Salah satu obyek yang paling diminati pengunjung adalah lukisan Laksamana Malahayati,  perempuan pejuang dari Kesultanan Aceh, di lantai dua. Konon, katanya, bagian matanya bisa melirik.

”Dari biasanya cuma 30 pengunjung per hari, melonjak jadi 200 pengunjung per hari. Saya sampai capek mengantar tamu ke atas melihat lukisan itu. Akhirnya lukisan itu saya sembunyikan saja,” kata Sukma, penjaga Museum Bahari. 

Selasa, 21 Oktober 2014

Perjalanan Nuh Sampai ke Eropa?

Sekitar empat ratus tahun lalu, sebuah buku diterbitkan di London yang menceritakan tentang perjalanan Nuh ke Eropa. Kontroversi buku ini menimbulkan berbagai pertanyaan yang tak terjawab, bagaimana perjalanan Nuh sebenarnya? Siapa para dewa Yunani yang mereka sebut Prometheus, Titan, Hercules, dimana buku ini menjelaskan tentang orang-orang yang berada disekitar Nuh sebelum banjir besar melanda dunia.

Nuh ke eropa, anak nuh
Sebuah buku yang berjudul 'An Historical Treatise Of Travels Of Noah Into Europe' terbit di London pada tahun 1601, buku ini memberikan wawasan baru tentang sejarah kuno terutama keluarga Nuh. Penulisan buku ini berdasarkan fragmen yang diduga berasal dari Berosus, seorang imam Chaldean abad ke-3 SM. Berosus dianggap sebagai seorang sejarawan terkenal pada masanya, patung tembaga dibangun untuk menghormatinya di Athena. Disebutkan, Berosus pernah menulis tiga buku dalam bahasa Yunani, tetapi sekarang hilang dan karyanya hanya tersedia beberapa  kutipan.

Perjalanan Nuh Ke Eropa


Dalam buku Berosus tertulis daftar peristiwa dan isu terkait yang pernah terjadi, termasuk kisah perjalanan Nuh dan keluarganya pada masa Pra-Deluvian (sebelum banjir besar). Dalam berbagai catatan sejarah, kebanyakan kisah Nuh disebutkan sebagai sosok bertubuh besar atau raksasa, tetapi penggambarannya sebagai seorang yang baik. Walaupun dalam legenda yang diceritakan, raksasa lebih dominan melakukan kejahatan, tapi tidak dengan Nuh. Dalam buku ini juga disebutkan istrinya yang bernama Tytea (Aretia), berikut tiga putra pertamanya adalah:
  1. Sem, yang diartikan 'terkenal', dia disebut Melchisedech.
  2. Ham atau Cham, diartikan 'halus, lembut dan memahami seni', adalah putra kedua meskipun Berosus menegaskan bahwa dia yang termuda.
  3. Yafet, yang artinya sama dengan 'kebebasan'.

Kisah Nuh dan keluarganya tinggal disebuah kota bernama Enos, kota pertama dunia yang dibangun oleh Kain (anak Adam) di kaki gunung Libanus ditanah Suriah, provinsi Fenisia yang saat ini tidak jauh dari kota Yerusalem. Banyak raksasa, astronom dan peramal bijaksana di Enos yang meramalkan Banjir Besar. Kebanyakan raksasa fasik hidup pada waktu itu, kecuali raksasa baik seperti Nuh dan keluarganya termasuk Titea istrinya, ketiga anaknya Sem, Cham (Ham), Yafet (Yafef, Japeth), dan istri-istri anaknya (Pandera, Noela dan Noegla).


Dunia hancur pada tanggal 18 April tahun ketika Nuh berusia 600 tahun, tahun-tahun ini mengakhiri Zaman Pertama Dunia menurut perhitungan seorang Yahudi, Philo. Ketika banjir surut, bahtera terdampar disebuah bukit yang tinggi, bukit itu bernama Gordicus diwilayah Armenia. Diperkirakan Nuh dan keluarganya keluar dari kapal sekitar 833 tahun sebelum Troy atau 2317 tahun sebelum kelahiran Isa.

Nuh melewati sepanjang daratan dan menemukan dataran berpilar marmer, dimana dia mengukir kisah Banjir Besar. Sampai hari ini (menurut penulis buku tahun 1601, batu ini masih ada) batu ini disebut Myri-Adam (Isu Nuh) berada di Armenia. Setelah banjir besar, Nuh mempunyai anak-anak lain dari istrinya Tytea, disebutkan setidaknya ada 30 anak meskipun hanya menemukan 29 orang pada ukiran batu itu. Anak-anak Nuh yang tertulis diantaranya:
  1. Tuyscon, Prometheus, Iapetus, Macrus
  2. Termasuk 16 Titan yang kesemuanya raksasa.
  3. Cranus, Granaus, Oceanus, Tipheus.
  4. Anak perempuan, termasuk Araxa yang disebut Si Besar, Regina, Pandora, CranaThetis. Beberapa penulis menyatakan lebih dari 30 orang anak, meskipun tidak yakin apakah lebih banyak putra ataupun putri.

Nuh disebut Ogyges Saga yang artinya Orang Scythia, Patriarkh Agung, Imam Penguasa, dan Pengorbanan Besar. Berosus menegaskan dalam pernyataannya 'Peristiwa terjadi selama hikayat, yaitu para imam terkenal Noam'. Orang-orang Scythia dan Armenia memanggilnya Olybarma dan Arsa, yang artinya Surga dan Matahari, dia membangun berbagai kota dengan nama dirinya dan istrinya. Dia juga disebut Ianus, dalam bahasa Scythia berarti 'pemberi anggur', disebutkan bahwa Nuh adalah orang pertama yang mengetahui manfaat anggur dan mabuk bersama temannya.

Nuh Pendiri Kerajaan Di Eropa


Sekitar 120 tahun setelah kembali dari perjalanan, Nuh mulai membagi kerajaan dan mendirikan monarki dunia. Yang pertama adalah raksasa Nembroth, putra Cush bin Cham (cucu Nuh dari Cham/Ham) dan dianggap sebagai Saturnus pertama atas Babel dan Asyur yang hidup damai selama 56 tahun. Beberapa tahun setelah mendirikan Babel, Nuh membagi empat kerajaan di Eropa antara lain:
  1. Italia dipimpin Raja Comerus Gallus (Gomer), putra sulung Yafet.
  2. Spanyol dipimpin Raja Tuball, juga disebut Inball, anak ke-15 dari Yafet.
  3. Prancis dipimpin Raja Samothes, disebut juga Dis, anak ke-4 dari Yafet. Tapi menurut Holinshed, dia anak ke-6 dari Yafet dan Raja Celtica mencakup Inggris dan Prancis. 
  4. Almaign (Jerman) dipimpin Raja Tuyscon yang juga anak-anak Nuh.

Perjalanan Nuh kedua dilanjutkan ke Eropa, meninggalkan Sabatius Saga dan Nembroth untuk memerintah Armenia. Sabatius Saga (Saturnus) memiliki semua kerajaan bagian Bactria yang mengarah ke India (Tartaria). Dalam buku ini juga disebutkan bahwa Noe Ianus mempunyai dua kunci untuk menunjukkan bahwa dia adalah penemu gerbang dan pintu, dimana sistem penguncian membuat pekerjaan mereka semakin cepat, sehingga kuil suci dan tempat-tempat suci tidak boleh tercemar.